Rabu, 11 Desember 2019


PERFORMA TERBAIK TAPI KOK DIBATASI

“Pengalaman bersama iPhone XS 6 bulan terakhir”


Saya Menjadikan iPhone XS ini sebagai daily driver saya selama kurang lebih 6 bulan, dan yang saya rasakan, Device ini mampu memberikan pengalaman yang menyenangkan selama saya bersamanya. Saya bisa bilang chipset yang tertanam di iPhone XS ini sudah sangat mumpuni, bahkan lebih dari cukup. Untuk saya yang penggunaannya casual, bukan seorang mobile gamers. Saya rasa device ini sudah lebih dari cukup untuk menemani saya sehari-hari.

iPhone XS membawa spesifikasi yang tinggi, kalau dijajarkan dengan beberapa ponsel flagship yang ada di tahun 2018 sampai 2019 sebelum diluncurkannya series 11. Dengan membawa chipset A12 Bionic dan RAM 4 GB Hayo, siapa yang berani ngetawain besaran RAM iPhone ini ?. hehe. Ya, iPhone emang punya sistem operasi yang sangat stabil dan sangat smooth yang Membuat managemen Pemprosesan software dan aplikasi begitu baik. Saya kutip dari website resmi Antutu (dot) com, iPhone XS memperoleh Total skor 452.921. dengan hasil  sebesar itu, saya bisa bilang aplikasi apapun dan seberat apapun pasti bisa di libas dengan sangat baik.

Hal positif yang saya suka dari device ini adalah, Kamera yang sudah Lebih dari Cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Membawa setup dual kamera utama dengan resolusi 12 Mega Pixel (wide) dan (telephoto) memberikan hasil photo dengan warna yang natural/real & gak berlebihan. Untuk kamera depannya juga punya hasil yang cukup bagus, meski membawa setup kamera standard dengan resolusi 7 Mega Pixel. Hasilnya sangat khas iPhone yang gak pake efek beauty dan terlihat jujur dan apa adanya.

ini beberapa foto yang saya ambil menggunakan iPhone XS saya








Diluar hal photography, ponsel yang satu ini juga punya kemampuan videography yang impresif. Saya sangat puas dengan hasil video yang mampu merekam hingga resolusi 4K di 60 Frame per second. Stabilisasi pada video yang dihasilkan juga sangat baik. Dan kualitas audio yang ditangkap juga cukup jelas dan enak didengar. Saya bisa merekomendasikan ponsel ini untuk anda yang tertarik menjadikannya device untuk membuat konten video berupa vlog.

Untuk hal multimedia, saya juga sangat puas dengan ponsel yang satu ini, gambar yang muncul di layar berjenis OLED dengan resolusi 1125 x 2436 Pixel ini begitu memanjakan mata. Kecerahannya bisa sampai pada 625 nits, jadi kalau dipakai dibawah terik matahari, sangat nyaman melihat layar ponsel ini. Meski ada notch di bagian jidat, tapi saya pribadi yang sudah terbiasa dengan iPhone jenis ini, sama sekali tidak tergangu dengan kehadirannya. Selain itu speker stereo yang dihasilkan oleh ponsel ini juga sangat bagus. sejujurnya saya tidak terlalu paham soal kualitas audio, tapi yang saya tahu, nonton video baik itu di youtube/Netflix sudah sangat menyenangkan bersama si iPhone XS ini.

Bisa saya bilang, kalau iPhone XS ini sama sekali tidak ada masalah untuk penggunaan sehari-hari. Tapi, apakah dengan semua itu, bisa dibilang kalo Device ini sudah Sempurna ?. jawaban saya, “belum ada” device yang sempurna, pasti ada saja yang kurang. Saya akan coba jabarkan beberapa hal yang kurang dari device yang pada tahun 2018 menjadi raja sekaligus ponsel terkencang.

Pertama adalah ketahanan baterai dari si iphone XS ini. Device ini membawa baterai berkapasitas 2658 mAh. Secara angka, kalau kita bandingkan dengan device android yang harganya sejajar dengan si XS ini, angka tersebut adalah angka yang kecil. Dan yang saya rasakan adalah, device ini tidak mampu mengakomodir semua kegiatan saya selama satu hari penuh. Saya biasa mengisi daya ponsel saya pagi hari sebelum berangkat ke kantor, sekitar pukul 8 Pagi hingga pukul 10 Pagi biasanya. Dan ternyata, dia hanya mampu bertahan hingga sore hari sekitar pukul 17:00 WIB. Dengan screen on time yang kurang lebih 5 sampai 6 jam. Dengan pola penggunaan saya yang casual, paling media social, chatting, dan beberapa kali menonton video. Mungkin buat sebagian orang segitu sudah cukup bagus, tapi buat saya, sory apple, Belum cukup. Ditambah charger yang dibawa dalam paket penjualan hanya memiliki output 5W, ponsel yang memiliki harga cukup wow ini dipaket penjualan hanya memberikan adaptor charger 5 Watt rasanya agak bagaimana gitu ya. Charger 5 watt ini menurut saya sangat Lambat dalam pengisian daya, Bisa lebih dari 2 jam untuk bisa terisi penuh. Tapi saya ada trick jika anda ingin pengisian daya ponsel ini lebih cepat. Anda bisa menggunakan Adaptor Charger milik iPad yang memiliki Output 12W. atau jika beli di Store resmi di Indonesia, harganya berkisar di angka Rp 350.000,-. Ini cukup membantu. yang saya rasakan, kecepatan chargingnya hanya memakan waktu sekitar 1 jam 45 menit untuk pengisian penuh, lumayan hemat sampai 30 menit jika menggunakan charger bawaan. Oiya, iPhone XS ini juga sebenarnya support fast charging Power Delivery. Tapi untuk bisa menikmati itu, perlu adaptor charger setidaknya 18w dengan cable Usb C to Lightning. Kalau beli di Apple Store resmi, mungkin bisa di angka sekitar Rp 800.000,-an.

Hal lain yang saya rasakan terbatas adalah, fitur NFC yang ada di device ini. Sesunguhnya iPhone XS sudah memiliki NFC. Tapi sayang, fitur ini dikunci oleh apple, dan hanya bisa digunakan untuk transaksi mengunakan Apple Pay. Yang dimana Apple Pay belum tersedia di Indonesia. Saat device android lain yang harganya bahkan jauh lebih murah disbanding Xs ini, sudah bisa menggunakan fasilitas NFC untuk mengisi ulang kartu uang elektronik, iPhone XS ini belum bisa melakukan itu. Dan saya sangat menyayangkan hal ini, semoga apple bisa segera membuka NFC nya.

Begitulah pengalaman saya bersama iPhone XS selama kurang lebih 6 bulan, dan sekarang saya sudah pindah haluan dan upgrade ke iPhone 11 Pro. Menurut anda bagaimana ? apakah iPhone XS masih sangat layak untuk digunakan beberapa tahun kedepan ? yuk tulis pendapat kamu dikolom komentar.

dan berikut adalah review saya Versi Video untuk iPhone XS di channel YT saya



Categories:

0 comments:

Posting Komentar

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!